Text
Colliq Pujie
Demi meneguhkan kekuasaan, Datu Tanette ke-19, La Rumpang Megga, bertindak sewenang-wenang. Ia menyelewengkan pajak dan bersekongkol dengan Kongsi Dagang Luar Pulau untuk menjual seluruh hasil panen Tanette.
Putri La Rumpang, Colliq Pujié, tidak setuju dengan sikap dan tindak-tanduk ayahnya. Ia melawan dengan caranya sendiri. Colliq Pujié harus kehilangan haknya atas takhta Kedatuan Tanette. Ia ditangkap, diadili dengan hukum kolonial, lalu diasingkan ke Makassar.
Selama pengasingan, Colliq Pujié bertemu kembali dengan Matthes dan melanjutkan kerja sama untuk mengumpulkan dan menyalin lontaraq I La Galigo. Matthes dan Colliq Pujié adalah dua karya dari novel trilogi berlatar Sulawesi Selatan abad ke-19.
| YPII0004585SMATRI | 813 ALA c | Perpustakaan SMA Trinitas Bandung | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain