Ternyata darah tidak semerah yang kubayangkan. Darah lebih gelap daripada merah. Merah itu warna bendera dan darah tidak berwarna seperti bendera. (“Jimat Sero”, Eka Kurniawan) Adakah yang l…
“Jika ada sebuah kumcer yang ingin saya tulis, itu harusnya seperti Kebun Jagal, tempat di mana reruntuhan tragedi yang nyaris tanpa sisa berhasil disusun ulang dengan indah; dengan kekuatan nara…
“Ia pencerita yang dingin, mengajak kita mengintip dalam sunyi. Keheningan yang mencekam, yang disampaikan oleh cerita yang nyaris tanpa dialog, tapi kemudian sejenis dentum bisa datang menghanta…
Cerpen ini menceritakan tentang seorang kakek penjaga surau yang bunuh diri setelah mendengar cerita dari Ajo Sidi tentang Haji Saleh yang masuk neraka meskipun shalat lima waktu. Kakek merasa ters…